Archive for the ‘SENI BUDAYA’ Category

SENI

Posted: Juli 5, 2010 in SENI BUDAYA

OLEH PENGET MUNAWAR,SPd.Mus

A. PENGERTIAN SENI
Kata seni berasl dari Bahasa Sansekerta yaitu”Sani” yang berarti pemujaan, persembahan, pelayanan. Kata sani biasanya digunakan dalam upacara-upacara keagamaan. Dengan perubahan dan perkembangan kata sani berubah menjadi “kesenian”.
Dalam perkembangannya definisi seni berkembang berkembang menurut perkembangan zaman seperti pendapat dari beberapa tokoh ahli antara lain :
1. Ki Hajar Dewantara
Seni adalah perbuatan manusia yang timbul dari hidup perasaan dan bersifat indah hingga dapat menggetarkan jiwa perasaan manusia.
2. Ensiklopedia Indonesia
Seni adalah penciptaan segala hal atau benda yang karena keindahan orang senang melihatnya atau mendengarkannya.
3. Drs. Sudarmadji
Seni adalah segala manifestasi batin dan pengalaman estetis dengan menggunakan media garis, bidang, warna, tekstur, volume, dan gelap terang.
4. Akhdiat Karta Miharja
Seni adalah kegiatn rohani manusia yang merefleksikan kenyataan dalam suatu karya yang berkat bentuk dan isinya mempunyai daya untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam alam rohani si penerima.
5. Prof. Drs. Suwaji Bustomi
Seni adalah sktifitas batin dengan pengalaman estetis yang dinyatakan dalam bentuk agung yang mempunyai daya membangkitkan rasa takjub dan haru.
6. Everyman Encyklopedia
Seni adalah segala sesuatu yang dilakukan bukan atas dorongan kebutuhgan pokoknya, melainkan apa saja yang dilakukan semata-mata karena kehendak akan kemewahan, kenikmatan, atau kebutuhan spiritual.
Dari pendapat di atas dapat ditarik kesimpulan bahawa seni merupakan bentuk aktivitas manusia yang diwujudkan dalam bentuk karya yang dapat membangkitkan perasaan bagi yang penikmaynya. Batasan secara umum seni adalah segala macam keindahan yang diciptakan oleh manusia.
B. CABANG-CABANG SENI
Diungkapkan masyarakat proses penciptaan seni dapat digolongkan menjadi lima cabang seni, yaitu :
1. Seni Rupa
Seni rupa merupakan salah satu cabang seni yang umum disebut dengan seni visual. Hal ini disebabkan karena bentuk karyanya dalam seni rupa berwujud bentuk gambar dan goresan yang dinikmati secara langsung melalui indera penglihatan.
2. Seni Musik
Istilah musik berasal dari Bahasa Yunani mousikos. Kata ini diambil dari nama salah satu dewa orang Yunani yang bernama Mousikos yang dilambangkan sebagai dewa keindahan dan menguasai bidang kesenian dan ilmu pengetahuan.Musik dapat diartikan sebagai bentuk ungkapan perasaan yang dituangkan dalam bentuk bunyi-bunyian. Ungkapan yang dikeluarkan melalui suara manusia disebut vocal, sedangkan ungkapan yang dikeluarkan melalui alat musik disebut instrumental, berdasarkan jenisnya musik dibagi menjadi dua yaitu musik tradisional dan musik modern.
3. Seni Tari
Seni tari adalah bentuk karya seni yang dihasilkan dari gerak, mimik, dan tingkah laku seseorang. Agar gerakannya menarik dan enak dipandang umumnya tarian diiringi musik.

4. Seni Sastra
Kata Kesusastraan berasal dari Bahasa Sansekerta yaitu susastra. Seni berarti baik dan sastra berarti buku. Jadi, kesusastraan adalah tuliasn yang mempunyai bahasa yang indah dan baik.
5. Seni Drama
Drama berasal dari Bahasa Yunani yaitu dramas yang berarti suatu perbuatan atau kumpulan pertunjukkan perikehidupan seseorang. Drama adalah seni pertunjukkan yang menyajikan perikehidupan manusia di atas pentas.

Berlatih Memainkan Alat Musik Ritmis
Alat musik ritmis adalah alat musik yang dalam musik ansambel berperan sebagai pengaturan irama lagu. Cara memainkan alat musik ritmis adalah dengan jalan dikocok, dipukul, digoyang ataupun digaruk.

Contoh alat musik perkusi !

Mainkan notasi di bawah ini sesuaikan dengan pola irama dari masing – masing alat musik!
Birama 4/ 4

Gambar bagan alat musik ritmis di atas!
Birama 4/4

Keterangan :

: triangle
: snare drum
: bass drum

Perhatikan bagan cara memainkan alat musik ritmis di atas.Partitur musik di atas menggunakan birama 4 / 4.Jadi setiap biramannya tersiri dari 4 ketukan.Alat musik triangle pada partitur di atas dimainkan pada hitungan ke 1 sampai dengan ke 4 .Sedangkan snare drum dimainkan pada hitungan ke 3 dan bass drum pada hitungan ke 1.

OLEH PENGET MUNAWAR,SPd

Berlatih Memainkan Alat Musik Melodis Pianika

Pianika adalah alat musik tiup kecil sejenis harmonica, tetapi memakai bilah – bilah keyboard yang luasnya sekitar tiga oktaf.
Pianika dimainkan dengan tiupan langsung, atau memakai pipa lentur yang dihubungkan ke mulut. Umumnya pianika dimainkan sebagai alat pendidikan di sekolah.
Pianika tergolong alat musik tiup. Dalam bermain musik pianika dapat digunakan untuk memainkan melodi pokok, kontra melodi, bila memungkinkan dapat juga untuk mengiringi lagu.
Kegunaan tuts pianika :
1. Tuts putih berfungsi untuk memainkan nada – nada pokok/asli.
2. Tuts hitam berfungsi untuk memainkan nada – nada kromatis.
Dalam memainkan alat musik pianika, tangan kiri memegang pianika dan tangan kanan menekan untuk memainkan melodi lagu, sedangkan mulut meniupnya. Beberapa halt yang perlu diperhatikan dalam bermain alat musik pianika adalah :
• Memainkan dengan lima jari, setiap jari mempunyai tugas untuk menekan tuts – tuts tertentu.
• Cara meniup diusahakan halus dan rata.
• Bentuk tangan kanan seperti memegang bola sehingga memungkinkan jari bergerak dengan leluasa.
Penjarian pada pianika biasannya menggunakan tangan kanan yang terdiri dari :
• ibu jari , sebagai jari no 1
• jari telunjuk, sebagai jari no 2
• jari tengah, sebagai jari no 3
• jari manis, sebagai jari no 4
• jari kelingking,sebagi jari no 5

Contoh Penjarian pada alat musik Pianika
Contoh nada – nada pada alat musik recorder !

PERGELARAN KELAS

Posted: Juli 5, 2010 in SENI BUDAYA

OLEH PENGET MUNAWAR,SPd

MEMBUAT PERGELARAN KELAS

Pergelaran adalah kegiatan yang mempertunjukkan karya seni kepada orang lain (masyarakat umum ) agar mendapat tanggapan dan penilaian. Tujuan pergelaran adalah mengkomunikasikan antara seniman dengan penikmat seni ( apresiator ). Kesuksesan suatu pergelaran tidak hanya karena komposisi musik yang sempurna tetapi juga didukung aspek yang lain. Aspek – aspek yang menunjang kesuksesan pergelaran antara lain pengelolaan, system kerja, perlengkapan lainnya. Perlengkapan penunjang kesuksesan pergelaran meliputi panggung pementasan ( stage ), tata suara, tata lampu, standar musik, dan perlengkapan yang lainnya. Perlengkapan yang mudah pembuatannya sebaiknya dibuat sendiri sehingga menghemat biaya produk pergelaran.
Pergelaran dapat berhasil secara optimal, apabila dipersiapkan secara matang. Masalah yang berhubungan dengan persiapan dan pelaksanaan kegiatan dilaksanakan oleh panitia. Panitia adalah suatu wadah untuk mengelola dan melaksanakan suatu kegiatan. Kepanitiaan adalah suatu unsur pelaksanaan suatu kegiatan yang bersifat sementara, artinya kepanitiaan akan dibubarkan sesudah kegiatan pergelaran selesai.
Tujuan kepanitiaan adalah agar suatu kegiatan dapat diorganisasikan dan dikoordinasikan secara baik sehingga dapat terlaksana secara efektif dan efisien.
Secara umum kepanitiaan dibagi menjadi dua, yaitu :
1. Steering comitte ( panitia pengarah ) bertugas memberikan pengarahan nasehat, dan petunjuk, baik diminta maupun tidak kepada panitia dalam melakukan tugas.
2. Organizing committee ( panitia pelaksana ) berfungsi melaksanakan segala sesuatu yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan yang harus dimiliki oleh masing – masing personalia dalam kepanitiaan adalah sebagai berikut :
1. Mampu bekerja sama
2. Memiliki dedikasi ( loyalitas) yang tinggi
3. Menguasai bidang tugasnya
4. Mempunyai daya inovasi yang tinggi
5. Sanggup memimpin dan dipimpin
Susunan panitia ( Steering Comitee )
1. Panitia Pengarah
A. Pelindung : Kepala Sekolah
B. Penasehat : a. Pembina OSIS ( ……………….. )
b. Guru Kesenian ( ……………….. )
2. Panitia Pelaksana ( Organizing Committee )
A. Ketua I :
Ketu II :
B. Sekretaris I :
Sekretaris II :
C. Bendahara I :
Bendahara II :
D. Seksi – seksi :
Syarat Ruang Pergelaran/Pertunjukkan
Ruang pergelaran yang baik adalah yang memenuhi persyaratan sebagai berikut :
1. Asri dan nyaman, tujuannya adalah agar pengunjung atau penonton dapat menikmati pementasan dengan tenang dan nyaman.
2. Aman dan tenang, maksudnya ruang pergelaran haruslah aman dari segala bentuk – bentuk bunyi yang membisingkan.
3. Bersih dan indah, kebersihan dan keindahan dalam ruang pergelaran akan menjadi daya tarik tersendiri, untuk itu jangan sampai ada sampah yang berserakan dalam ruang pergelaran.
Tata Hias Ruang pergelaran ( Dekorasi )
Ruang pergelaran akan lebih menarik apabila dibuat hias ( dekorasi ) baik panggung maupun hiasan ruangan ( interior ) secara keseluruhan yang bertujuan untuk :
1. Memperindah panggung atau ruang pergelaran.
2. Menguatkan maksud pergelaran ( musik, tari, vokal ).
3. Menarik perhatian pengunjung.
Dekorasi yang dibutuhkan adalah dekorasi
yang sesuai dengan tema pergelaran.
Berikut ini adalah jenis dekorasi yang
digunakan dalam ruang pentas seni musik.
Keterangan panggung :
1. Back ground kain yang ditempel di dalamnya
terdapat tulisan tema.
2. Tempat hiasan pohon.
3. Tempat alam musik band.
4. Tempat alat musik kulintang.
5. Tempat duduk musik ansambel ( dapat dipindah )
6. Tanaman hias.
Sarana dan Prasarana Pergelaran
Yang meliputi sarana dan prasarana pergelaran antara lain :
1. Tempat / ruang / panggung pementasan
2. Dana
3. Lighting / tata cahaya / tata lampu
4. Standar musik ( tempat meletakkan partitur )
5. Sound system / tata suara
6. Catalog
7. Buku kesan dan pesan

PERENCANAAN PERGELARAN

Perencanaan adalah suatu proses untuk menetapkan apa yang ingin dicapai dan bagaimana cara mencapainya. Perencanaan merupakan suatu tahapan yang sangat penting di dalam menyelenggarakan suatu kegiatan seperti pergelaran musik yang diselenggarakan di lingkungan sekolah. Perencanaan merupakan langkah awal sebelum melakukan langkah – langkah berikutnya. Semua hal yang berkaitan dengan pergelaran dibahas dalam bentuk tertulis. Perencanaan yang dibuat secara tertulis disebut proposal. Pada tahap perencanaan mempunyai kegiatan antara lain menentukan tema, menentukan rencana kegiatan, menyusun program, dan menentukan tempat pergelaran.

1. Menentukan Tema Pergelaran
Tema adalah pokok pikiran atau suatu yang menjadi target yang akan dicapai. Tema sangatlah penting untuk menjadi patokan atau arah kegiatan pergelaran. Tema inilah yang menjadi misi atau target idealis yang akan dicapai. Dengan kata lain, bahwa tema adalah nafas suatu kegiatan. Penentuan tema biasanya dihubungkan dengan sutu jenis peristiwa monumental yang relevan dengan waktu pelaksaan kegiatan. Tema akan tampak lewat kegiatan yang dilakukan dalam pergelaran. Dalam pergelaran sendratari dan musik tema dapat dimunculkan dalam kisah yang dipertunjukkan.
Sebaiknya penyelenggaraan pergelaran dilaksanakan oleh siswa. Siswa diberikan kesempatan untuk berkreasi, sehingga siswa mempunyai pengalaman yang kelak akan bermanfaat untuk kehidupan. Guru sifatnya hanya memberikan bimbingan dan pengarahan tentang langkah kerja siswa.

2. Menentukan Rencana Kegiatan
Rencana kegiatan adalah tindakan yang akan kita lakukan yang dinyatakan secara tertulis. Rencana kegiatan – kegiatan menjadi unsur yang penting dalam membuat perencanaan pergelaran, sebab rencana kegiatan menentukan kegiatan yang akan dibuat.
Adapun rencana kegiatan pergelaran dapat disusun sebagai berikut :
1) Pergelaran menampilkan seluruh karya siswa.
2) Bentuk pergelaran dapat secara in door ( di dalam ruangan ) maupun open air ( luar ruangan ).
3) Tempat pergelaran adalah lingkungan sekolah. Misalnya menggunakan aula, ruang kelas, halaman sekolah, ataupun teras kelas.
4) Karya yang dipergelarkan bebas dalam penggunaan media ekspresinya.
5) Dana operasionalnya dibebankan kepada seluruh siswa dengan dikoordinasikan oleh OSIS di bawah bimbingan dan pengawasan guru.
6) Pergelaran dilaksanakan diakhir tahun ajaran.
7) Kepanitiaan melibatkan beberapa kelas satu sampai kelas tiga yang terpilih secara musyawarah berdasarkan kemampuannya.

3. Menyusun Program Kegiatan
Program kegiatan merupakan rencana kegiatan yang lebih terperinci atau detail. Misalnya apakah diadakan pada hari yang sama, macam acara apa saja yang akan dipertunjukkan pada kegiatan, dan apa saja yang dilakukan pada saat pembukaan atau penutupan kegiatan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan di dalam penyusunan program kegiatan pergelaran :
1) Waktu yang tepat
Waktu yang tepat untuk menyusun program kerja suatu pergelaran adalah pada awal dimulainya kegiatan.
2) Bahan penyusunan program kerja pergelaran harus mencerminkan aspirasi dan kebutuhan para anggotan penyelenggara. Langkah- langkah yang harus ditempuh dalam penyusunan bahan program kerja sebagai berikut :
a. Kumpulkan keinginan dan kebutuhan yang diusulkan aleh anggota panitia penyelenggara.
b. Adakan rapat pengurus dan panitia penyelenggara untuk membicarakan bahan – bahan yang telah dikumpulkan.
c. Sekretaris bidang menyusun rencana program kerja untuk angka waktu yang telah ditentukan dan disepakati bersama.
d. Setiap sekretaris bidang menjelaskan rancangan program kerja yang telah disusunnya dalam forum rapat.
e. Memberikan kesempatan kepada peserta rapat untuk menanggapi program kerja tersebut, agar memperoleh kesamaan pendapat.
f. Apabila rancangan program kerja masing- masing sekretaris bidang sudah dapat disetujui, maka program kerja pergelaran tersebut sudah merupakan program yang menampung aspirasi dan kebutuhan anggota panitia penyelenggara.
3) Sifat program kerja haruslah fleksibel, dalam arti dapat diterima oleh semua pihak sehingga pelaksaannya memperoleh dukungan penuh dari anggota panitia dan Pembina.

4. Tempat Pergelaran
Tempat pergelaran merupakan komponen yang sangta penting dalam kegiatan pergelaran. Lokasi kegiatan, letaknya ( di dalam ruang atau di luar ruangan), dan kapasitas orang yang dapat ditampung menentukan banyak sedikitnya, besar kecil, dan macam kegiatan yang dapat dilakukan serta waktu pelaksanaannya.
Tempat yang dapat dipergunakan untuk pergelaran antara lain :
1) Ruang kelas
2) Teras kelas
3) Ruang keterampilan
4) Halaman sekolah
Syarat Tempat Pergelaran
1. Aman, maksudnya adalah terhindar dari sengatan matahari dan air hujan.
Aman untuk pengunjung berarti kondisi bangunan atau lingkunan tempat pergelaran tidak membahayakan.
2. Nyaman, maksudnya dapat memberikan keleluasaaan bagi pengunjung untuk mengapresiasikan karya seni.

MENYUSUN RENCANA KERJA

Posted: Juli 4, 2010 in SENI BUDAYA

OLEH PENGET.M.
Rencana kerja adalah kegiatan yang akan dilaksanakan. Sedangkan jadwal kerja adalah urut – urutan waktu pelaksanaan suatu rencana kegiatan. Kegiatan – kegiatan yang direncanakan tersebut perlu ditulis dan dijadwalkan.
Rencana kerja dan jadwal pergelaran mencakup tahap – tahap yang harus dikerjakan, waktu, dan pelaksanaan pergelaran/pameran. Rencana kerja sebaiknya disusun secara terperinci mulai dari jadwal latihan peralatan/perlengkapan, publikasi, rapat panitia, gladi bersih menjelang pelaksanaan. Rencana kerja dan jadwal pergelaran dipersiapkan oleh setiap seksi dio bawah koordinasi ketua panitia.

OLEH PENGET.M.

Perencanaan adalah suatu proses untuk menetapkan apa yang ingin dicapai dan bagaimana cara mencapainya. Perencanaan merupakan suatu tahapan yang sangat penting di dalam menyelenggarakan suatu kegiatan seperti pergelaran musik yang diselenggarakan di lingkungan sekolah. Perencanaan merupakan langkah awal sebelum melakukan langkah – langkah berikutnya. Semua hal yang berkaitan dengan pergelaran dibahas dalam bentuk tertulis. Perencanaan yang dibuat secara tertulis disebut proposal. Pada tahap perencanaan mempunyai kegiatan antara lain menentukan tema, menentukan rencana kegiatan, menyusun program, dan menentukan tempat pergelaran.

1. Menentukan Tema Pergelaran
Tema adalah pokok pikiran atau suatu yang menjadi target yang akan dicapai. Tema sangatlah penting untuk menjadi patokan atau arah kegiatan pergelaran. Tema inilah yang menjadi misi atau target idealis yang akan dicapai. Dengan kata lain, bahwa tema adalah nafas suatu kegiatan. Penentuan tema biasanya dihubungkan dengan sutu jenis peristiwa monumental yang relevan dengan waktu pelaksaan kegiatan. Tema akan tampak lewat kegiatan yang dilakukan dalam pergelaran. Dalam pergelaran sendratari dan musik tema dapat dimunculkan dalam kisah yang dipertunjukkan.
Sebaiknya penyelenggaraan pergelaran dilaksanakan oleh siswa. Siswa diberikan kesempatan untuk berkreasi, sehingga siswa mempunyai pengalaman yang kelak akan bermanfaat untuk kehidupan. Guru sifatnya hanya memberikan bimbingan dan pengarahan tentang langkah kerja siswa.

2. Menentukan Rencana Kegiatan
Rencana kegiatan adalah tindakan yang akan kita lakukan yang dinyatakan secara tertulis. Rencana kegiatan – kegiatan menjadi unsur yang penting dalam membuat perencanaan pergelaran, sebab rencana kegiatan menentukan kegiatan yang akan dibuat.
Adapun rencana kegiatan pergelaran dapat disusun sebagai berikut :
1) Pergelaran menampilkan seluruh karya siswa.
2) Bentuk pergelaran dapat secara in door ( di dalam ruangan ) maupun open air ( luar ruangan ).
3) Tempat pergelaran adalah lingkungan sekolah. Misalnya menggunakan aula, ruang kelas, halaman sekolah, ataupun teras kelas.
4) Karya yang dipergelarkan bebas dalam penggunaan media ekspresinya.
5) Dana operasionalnya dibebankan kepada seluruh siswa dengan dikoordinasikan oleh OSIS di bawah bimbingan dan pengawasan guru.
6) Pergelaran dilaksanakan diakhir tahun ajaran.
7) Kepanitiaan melibatkan beberapa kelas satu sampai kelas tiga yang terpilih secara musyawarah berdasarkan kemampuannya.

3. Menyusun Program Kegiatan
Program kegiatan merupakan rencana kegiatan yang lebih terperinci atau detail. Misalnya apakah diadakan pada hari yang sama, macam acara apa saja yang akan dipertunjukkan pada kegiatan, dan apa saja yang dilakukan pada saat pembukaan atau penutupan kegiatan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan di dalam penyusunan program kegiatan pergelaran :
1) Waktu yang tepat
Waktu yang tepat untuk menyusun program kerja suatu pergelaran adalah pada awal dimulainya kegiatan.
2) Bahan penyusunan program kerja pergelaran harus mencerminkan aspirasi dan kebutuhan para anggotan penyelenggara. Langkah- langkah yang harus ditempuh dalam penyusunan bahan program kerja sebagai berikut :
a. Kumpulkan keinginan dan kebutuhan yang diusulkan aleh anggota panitia penyelenggara.
b. Adakan rapat pengurus dan panitia penyelenggara untuk membicarakan bahan – bahan yang telah dikumpulkan.
c. Sekretaris bidang menyusun rencana program kerja untuk angka waktu yang telah ditentukan dan disepakati bersama.
d. Setiap sekretaris bidang menjelaskan rancangan program kerja yang telah disusunnya dalam forum rapat.
e. Memberikan kesempatan kepada peserta rapat untuk menanggapi program kerja tersebut, agar memperoleh kesamaan pendapat.
f. Apabila rancangan program kerja masing- masing sekretaris bidang sudah dapat disetujui, maka program kerja pergelaran tersebut sudah merupakan program yang menampung aspirasi dan kebutuhan anggota panitia penyelenggara.
3) Sifat program kerja haruslah fleksibel, dalam arti dapat diterima oleh semua pihak sehingga pelaksaannya memperoleh dukungan penuh dari anggota panitia dan Pembina.

4. Tempat Pergelaran
Tempat pergelaran merupakan komponen yang sangta penting dalam kegiatan pergelaran. Lokasi kegiatan, letaknya ( di dalam ruang atau di luar ruangan), dan kapasitas orang yang dapat ditampung menentukan banyak sedikitnya, besar kecil, dan macam kegiatan yang dapat dilakukan serta waktu pelaksanaannya.
Tempat yang dapat dipergunakan untuk pergelaran antara lain :
1) Ruang kelas
2) Teras kelas
3) Ruang keterampilan
4) Halaman sekolah
Syarat Tempat Pergelaran
1. Aman, maksudnya adalah terhindar dari sengatan matahari dan air hujan.
Aman untuk pengunjung berarti kondisi bangunan atau lingkunan tempat pergelaran tidak membahayakan.
2. Nyaman, maksudnya dapat memberikan keleluasaaan bagi pengunjung untuk mengapresiasikan karya seni.