Arsip untuk ‘SENI BUDAYA’ Kategori

MATERI PELAJARAN SENI BUDAYA KELAS 7

Posted: Desember 22, 2010 in SENI BUDAYA

MANFAAT MENGADAKAN PERGELARAN
OLEH PENGET .M.

Manfaat mengadakan pergelaran di sekolah, antara lain :
1. Menumbuhkan motivasi berkarya musik.
2. Melatih bekerja sama secara kelompok.
3. Mempertebal pengalaman bersosialisasi.
4. Menambah kemampuan siswa di dalam memberikan apresiasi karya musik.
5. Menciptakan penyegaran dan kejenuhan belajar didalam kelas.
6. Mampu mengadakan evaluasi karya musik obyektif.

MENYUSUN RENCANA KERJA

Rencana kerja adalah kegiatan yang akan dilaksanakan. Sedangkan jadwal kerja adalah urut – urutan waktu pelaksanaan suatu rencana kegiatan. Kegiatan – kegiatan yang direncanakan tersebut perlu ditulis dan dijadwalkan.
Rencana kerja dan jadwal pergelaran mencakup tahap – tahap yang harus dikerjakan, waktu, dan pelaksanaan pergelaran/pameran. Rencana kerja sebaiknya disusun secara terperinci mulai dari jadwal latihan peralatan/perlengkapan, publikasi, rapat panitia, gladi bersih menjelang pelaksanaan. Rencana kerja dan jadwal pergelaran dipersiapkan oleh setiap seksi dio bawah koordinasi ketua panitia.

MENENTUKAN TEMA PERGELARAN

Tema adalah ide dasar, pokok pikiran pada sebuah pergelaran. Tema muncul karena adanya setting ( latar belakang yang mendasari suatu kejadian/peristiwa ).
Tema baik apabila :
a. Singkat, padat, jelas
b. Waktunya terbatas
c. Daerah terbatas
d. Aktual

MEMBUAT PROPOSAL PERGELARAN

Proposal adalah perencanaan yang dibuat secara tertulis. Jadi, lewat tulisan tersebut orang akan paham atau tahu tentang program yang akan dilaksanakan.
Dalam proposal memuat :
a. Nama kegiatan, yang dimaksud adalah judul atau nama apa yang dipakai dalam pergelaran.
b. Latar belakang, yaitu dasar apa yang digunakan sehingga program pergelaran tersebut dapat terlaksana.
c. Dasar pemikiran, yaitu memuat hal – hal surat – surat keputusan atau program yang akan dipakai sebagai dasar acuan dalam kegiatan.
d. Pelaksanaan, yaitu memuat waktu kapan dilaksanakan hari, tanggal, waktu, dan tempat.
e. Pelaksana, yaitu memuat susunan kepanitiaan.
f. Anggaran, yaitu memuat rencana anggaran yang akan digunakan selama pergelaran berlangsung.
g. Acara, yaitu memuat susunan acara yang akan ditampilkan.
h. Lain – lain, dapat diisi dengan surat – surat yang mendukung pelaksanaan.
i. Penutup, berisi kata penutupan dari proposal tersebut.
Di akhiri proposal dibubuhi tanda tangan kedua panitia dan sekolah.

TEKNIK VOKAL

Posted: Desember 22, 2010 in SENI BUDAYA

OLEH PENGET MUNAWAR
TEKNIK VOKAL

Musik vokal adalah kegiatan musik yang disajikan menggunakan suara manusia yang umumnya disebut menyanyi. Mutu suara manusia ditentukan oleh organ – organ suara yang ada di dalam tubuhnya. Dengan demikian, kegiatan seseorang dalam menyanyi sangat dipengaruhi oleh keadaan fisik, sikap, dan gerak seseorang pada waktu menyanyi. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam bentuk vocal diantaranya :
1. Intonasi
2. Artikulasi
3. Pernapasan
4. Pembawaan

1. Intonasi
Intonasi mengandung arti ketepatan suatu nada. Bunyi nada yang tepat menghasilkan suara jernih dan nyaring serta enak didengar. Untuk mendapatkan intonasi yang baik cobalah menyanyikan nada – nada dibawah ini.
Untuk membentuk intonasi yang baik diperlukan :

a. Pendengaran yang baik
Pendengaran yang baik sangat membantu seseorang untuk menghasilkan nada – nada yang jernih.
b. Kontrol pernafasan
Seseorang harus mampu mengontrol pemanfaatan pernafasannya. Hal ini lebih untuk mencapai nada – nada yang tinggi ataupun nada – nada rata.
c. Rasa musikalitas
Perasaan music harus benar – benar dikembangkan kepada penyanyi agar ia mampu mengikuti tempo, gerak irama, maupun menirukan bunyi nada pertama sewaktu akan melakukan insetting.
Teknik – teknik latihan intonasi
Untuk mencapai hasil yang baik dalam melakukan latihan intonasi harus diperhatikan hal –hal sebagai berikut :
a. Tahap pertama harus dilakukan dengan tempo yang lambat dan meningkat ke tempo yang lebih cepat.
b. Tahap berikutnya harus dilakukan dengan tempo yang bervariasi.
c. Interval yang digunakan dalam melakukan latihan sebaiknya dimulai dari interval dekat dan mengikat ke interval jauh.
d. Setelah melakukan latihan dengan nada – nada natural berjalan dengan baik barulah latihan ditingkatkan dengan menggunakan nada kromatis.
e. Jumlah nada – nada yang digunakan harus dimulai dengan nada – nada yang lainnya makin lama makin kecil serta jumlahnya meningkat.
f. Mencoba lagu – lagu yang sesuai dengan tahap – tahap latihan yang sedang dilakukan.

2. Artikulasi
Artikulasi adalah cara mengucapkan kata – kata dalam menyanyi sehingga mampu menciptakan atau membentuk suara yang jelas, nyaring, bahkan supaya suara yang dihasilkan menjadi indah.
Factor – factor yang perlu diperhatikan dalam mendapatkan artikulasi yang baik adalah :
a. Sikap badan
b. Posisi mulut
c. Latihan vokalisasi
d. Teknik pembentukan bunyi vocal
e. Teknik pembentukan bunyi konsonan

3. Pernapasan
Pernapasan adalah keluar masuknya udara melalui paru – paru. Pernapasan udara yang digunakan untuk menyanyi harus lebih banyak jika dibandingkan dengan persediaan untuk bernapas sehari – hari. Oleh karena itu, usaha mengisi paru – paru diusahakan untuk tidak dapat cepat – cepat dihabiskan. Harus dihemat penggunaannya.

Teknik pernapasan :
a. Teknik Penapasan Dada
Teknik ini sangat popular dengan sebutan teknik Italia, karena hampir semua penyanyi zaman Renaisesance menggunakan teknik ini.
Ketika rongga dada dibusungkan, bahu serta bagian leher pasti akan sedikit menegang. Akibatnya suara yang keluar sedikit kurang bebas. Teknik ini akan menguras banyak tenaga penyanyi. Lebih – lebih bila harus menggunakan teknik falsetto. Dan disamping itu pada umumnya sedikit mengganggu penampilan. Kualitas suarapun cukup lantang, dan paru – paru menanggung beban berat.
b. Teknik Pernapasan Perut
Sewaktu kita menghirup udara, bagian – bagian sekitar pusar membesar. Karena seluruh kegiatan dan kekuatan ke perut maka akan mengurangi daya dorong paru – paru. Akibatnya penyanyi sering mengalami kesulitan sewaktu berusaha menyajikan nada tinggi ataupun nada – nada rendah atau bervolume besar.
c. Teknik Pernapasan Diafragma
Teknik dilakukan dengan cara menekankan diafragma yang melintang antara rongga dada dengan perut supaya posisi menjadi datar. Dalam keadaan demikian posisi rongga dada membesar dan kesempatan ini akan berakibat udara dengan leluasa akan mengisi paru – paru sebanyak – banyaknya. Teknik ini ternyata tidak mengganggu bagian leher, bahu, dan dada sehingga kelancaran organ – organ lain tidak terganggu. Teknik ini cukup sulit dilakukan oleh penyanyi – penyanyi pemula.
4. Pembawaan
Salah satu keberhasilan seseorang penyanyi dalam membawakan sebuah lagu adalah ketepatan dalam menginterprestasikan sebuah karya music atau lagu yang sesuai dengan isi serta jiwa lagu tersebut, sehingga tepat dalam membawakannya.
Uapaya menginterpretasikan sebuah karya musik atau lagu harus memperhatikan beberapa faktor yang sangat penting, yaitu sebagai berikut :
a. Tema lagu
b. Pesan dan kesan yang ingin disampaikan
c. Kesulitan – kesulitan lagu
d. Unsur – unsur dasar ekspresi lagu, yang meliputi :
• Pemilihan tempo
• Penggunaan ritmik pada lagu
• Bentuk melodi atau motif melodi yang dipilih dan
• Penggunaan harmoni yang dipilih dalam upaya memperindah lagu
• Tanda dinamik
• Klimaks lagu
• Gaya lagu yang digunakan untuk membawakan lagu
Beberapa Hal di Dalam Bernyanyi
Pada saat bernyanyi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain sebagai berikut :
1. Pengucapan adalah cara pengolahan dan pengeluaran suara.
2. Pernapasan adalah cara mengatur keluar masuknya udara yang kita butuhkan.
3. Phrasering adalah pemenggalan kata atau pemenggalan kalimat lagu yang sesuai dengan syairnya ( frase ).
4. Pembawaan adalah cara menampilkan suara yang sesuai dengan menginterpretasi lagu.
Tanda – tanda yang Ada pada Lagu
Tanda – tanda yang terdapat pada lagu antara lain sebagai berikut :
1. Tanda tempo, adalah tanda yang menunjukkan cepat atau lambatnya lagu (kecepatan lagu). Tanda tempo digolongkan menjadi tiga, yakni :
a. Tempo lambat ( largo, adagio )
b. Tempo sedang ( andante, moderato )
c. Tempo cepat ( allegro, presto, mars )
Alat pengukur tempo disebut metronome
2. Tanda dinamik, adalah tanda yang menunjukkan keras lembutnya lagu. Tanda dinamik digolongkan menjadi tiga yaitu :
a. Dinamik lembut ( piano (p), pianissimo (pp) ).
b. Dinamik sedang ( mezzo piano (mp), mezzo forte (mf).
c. Dinamik keras (forte (f), fortissimo (ff) ).
Perubahan dinamik antara lain :
a. Cressendo makin keras
b. Decressendo makin lembut
3. Irama dan birama adalah gerak jalannya ( progresif ) bunyi atau suara di dalam musik yang mengikuti pola. Irama dan birama berhubungan erat dan tidak terpisahkan satu sama lain tetapi yang peling penting adalah irama.

ANSAMBEL MUSIK

Posted: Juli 21, 2010 in SENI BUDAYA

OLEH PENGET MUNAWAR.SPd.Mus

MUSIK ANSAMBEL

1. Pengertian Musik Ansambel
Kata ansambel berasal dari bahasa Perancis. Ansambel berarti suatu rombongan music atau sandiwara. Sedangkan pengertian ansambel menurut kamus musik (M.Suharto:1992 ), ansambel adalah kelompok kegiatan musik dengan jenis kegiatan seperti yang tercantum dalam sebutannya. Biasanya tampil sebagai hasil kerja sama peserta, di bawah pimpinan seorang pelatih. Misalnya ansambel tari dan nyanyi, ansambel recorder, ansambel gitar.
Dari asal kata tersebut di atas maka dengan jelas dapat diketahui bahwa suatu rombongan menunjukkan sejumlah personal/anggota/banyak orang, yang menjelaskan bahwa kerja sama itu lebih dari satu orang yang mempunyai ikatan tertentu. Karena dalam bab ini yang dibicarakan adalah masalah musik, dengan memainkan alat musik tertentu, dan memainkan lagu – lagu tertentu yang diaransemen secara sederhana.
Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan, musik ansambel adalah bermain musik secara bersama – sama dengan menggunakan beberapa alat musik tertentu, serta memainkan lagu – lagu dengan aransemen sederhana.
Menurut penyajian musik ansambel dibagi menjadi dua, yaitu musik ansambel sejenis dan musik ansambel campuran.

2. Musik Ansambel Sejenis
Musik ansambel sejenis, yaitu bentuk penyajian musik ansambel yang menggunakan alat – alat musik sejenis. Contoh : ansambel recorder, maka semua penyajian ansambel memainkan alat musik recorder.

3. Musik Ansambel Campuran
Musik ansambel campuran, yaitu bentuk penyajian musik ansambel yang menggunakan beberapa jenis alat musik. Alat – alat musik yang digunakan beberapa/bermacam – macam jenis alat musik. Contoh : ansambel campuran yang akan memainkan lagu – lagu tertentu, maka alat musik yang digunakan terdiri beberapa macam alat musik, antara lain recorder, pianika, gitar, castanget, triangle, tambourine, dan cymbal.
Musik ansambel diaktakan berhasil apabila hasil dari penyajian tersebut enak didengar, indah, dan harmonis. Keberhasilan tersebut akan terwujud apabila :
1. Pembagian alat – alat musik seimbang
2. Tiap – tiap pemain tampil dalam memainkan alat musiknya secara disiplin, tertib, dalam memperhatikan partitur dan dirigen
3. Kerja sama dalam bermain musik sangat diutamakan
4. Balance ( keseimbangan dalam pembagian alat musik yang dimaksud adalah keseimbangan dalam hasil suara yang dibunyikan dari pembagian alat musik tersebut )

Berlatih Memainkan Alat Musik Melodis Recorder
Alat musik recorder termasuk musik tiup kayu dengan sumber bunyi dari getaran udara di dalam alat musik yang berasal dari mulut yang meniup. Recorder sering dimainkan anak – anak karena harganya terjangkau dan mudah dimainkan. Sebelum bermain musik bersama – sama, recorder disamakan suaranya terlebih dahulu dengan menggunakan garpu tala. Penalaan recorder dilakukan dengan merenggangkan atau merapatkan ruas antara kepala dan bagian badan recorder.
Cara menopang recorder
1. Tidak dengan ujung jari, tetapi menggunakan perut jari yang lembut untuk menutup lobang nada tanpa petegangan.
2. Jempol kiri menutup lobang nada dengan sudut yang alamiah untuk menyentuh lobang itu.
3. Silinder bagian kiri disesuaikan dengan panjang jari kelingking.
4. Jempol kanan menopang di dekat jari tengah.
Sikap badan saat bermain recorder
1. Bibir menjepit recorder ringan dan dangkal, tetapi nafas tidak sampai bocor.
2. Pipi dalam kondisi rileks dan lemas tanpa tenaga yang berlebihan.
3. Bila bermain dengan berdiri, member jarak diantara kedua kaki supaya stabil. Bila bermain dengan duduk, menduduki kursi tegak lurus dengan lantai sehinga kaki menapak lantai dengan kuat.
Recorder adalah alat musik tiup.Adapun recorder terdiri dari delapan (8) .Tujuh (7) lubang di depan dan 1 di belakang .Posisi memegang recorder yaitu tangan kiri terletak bagian atas dan tangan kanan di bagian bawah.
Pembagian Penjarian dalam alat musik recorder :

Posisi Penjarian recorder
Jari tangan kanan :
Jari kelingking untuk jarin no 1
Jari manis untuk jari no 2
Jari tengah untuk jari no 3
Jari telunjuk untuk jari no 4
Jari tangan kiri
Jari manis untuk jari no 5
Jari tengah untuk jari no 6
Jari telunjuk untuk jari no 7

CONTOH PENJARIAN NADA – NADA NATURAL DAN NADA- NADA KROMATIS PADA ALAT MUSIK RECORDER !

FUNGSI ALAT MUSIK

Posted: Juli 21, 2010 in SENI BUDAYA

OLeh Penget Munawar,SPd

FUNGSI ALAT MUSIK
Dalam kaitannya dengan kegiatan ansambel musik, sering pula kita gunakan pengelompokan musik atas dasar fungsi atau perasannya di dalam permainan. Menurut peranan dan fungsinya alat – alat musik yang digunakan dalam bermain musik ansambel dapat dikelompokkan menjadi empat macam, yaitu sebagai berikut :
1. Alat Musik Melodis
Alat musik melodis yaitu alat musik yang berfungsi untuk memainkan rangkaian susunan nada – nada merupakan melodi lagu. Berikut yang termasuk alat musik melodi.
a. Recorder, jenisnya ada tiga yaitu recorder sopranimo, recorder sopran, dan recorder alto. Yang sering digunakan dilingkungan sekolah adalah recorder sopran. Recorder termasuk alat music tiup bersuara kayu.
b. Harmonica, disebut organ mulut. Alat musik harmonik memiliki dua perangkat penggetar terpisah yang berbunyi saat pemain meniup dan mengisap udara dari alat music ini.
c. Pianika, merupakan alat musik bertuts yang dimainkan dengan cara ditiup. Bilahan – bilahan nadanya ada yang berwarna putih untuk nada – nada asli ( natural ) dan ada yang berwarna hitam – hitam untuk memainkan nada – nada kromatis.
d. Flute, merupakan alat musik tiup bersuara kayu dan mengesankan suara magis. Flute modern lebih mudah dimainkan dan bunyinya jernih.
e. Saxophone, merupakan alat musik tiup bersuara logam dengan jangkauan nada dan kemampuan ekspresinya yang besar. Soxaphone diciptakan oleh Adolphesax pada tahun 1846. Ada empat jenis saxophone yaitu saxophone sopran, alto, tenor, dan baritone. Keempatnya dapat membentuk kwartet yang setara dengan kwartet gesek.
f. Terompet, alat musik tiup ini dapat mengeluarkan bunyi yang berapi – api yang dihasilkan oleh beratnya tenaga yang digunakan untuk memainkan fantare tetapi juga disebabkan oleh tabung logam yang sempit, lobang silindris, dan corong yang lebar dan mengembung. Musisi jazz memanfaatkan individualitas yang besar untuk menghasilkan nomor solo yang mempesona.
g. Biola, merupakan alat musik string ( bersenar ) yang cara memainkannya dengan jalan digesek. Karena mengeluarkan ekpresi musical yang hebat, sehingga banyak digunakan dalam musik orchestra untuk menghasilkan bunyi yang tinggi dan menakjubkan dalam jumlah yang besar. Biola hasil karya Stadivarius (1644 – 1737) dianggap sebagai alat terbaik yang pernah dibuat. Karena sejak itu, desain alat music gesek hamper tidak berubah. Biola yang digunakan dalam orchestra ada dua, yaitu biola sopran dan biola alto.
h. Trombone, merupakan alat music tiup yang memiliki suatu slide yang dapat digeser – geser untuk mengubah nada. Tetapi alat ini tidak praktis karena tidak cocok dimainkan dalam tempo cepat.
i. Clarinet, merupakan alat music tiup yang dikembangkan oleh Theobald Boem Clarinet dengan nada – nada tingginya yang nyaring namun agak lembut digunakan dalam music orkes.
2. Alat Musik Harmonis
Alat musik harmonis yaitu alat musik yang berfungsi untuk mengiringi perjalanan melodi lagu ( dengan menggunakan akor – akor tertentu ), yang termasuk alat musik harmonis adalah sebagai berikut :
a. Piano, merupakan alat musik harmonis yang cara bermainnya dengan jalan ditekan. Tidak ada alat musik solo yang mempunyai daya yang setara dengan piano, yang dapat memainkan nada yang berbeda keras atau lambat. Hal ini membuat piano menjadi alat musik yang ekspresif. Seorang pianis dapat memainkan musik yang sangat bagus secara solo maupun dengan iringan orkes. Piano juga memainkan peranan penting, bahkan dapat mendominasi, atau mengiringi alat musik lain dalam musik pop dan jazz. Piano terbaik adalah piano sayap ( grand piano ), baik dalam bunyi maupun ukuran. Piano tegak lebih banyak digunakan karena hanya membutuhkan tempat yang kecil dan harganya lebih muirah.
b. Organ, adalah alat musik keyboard yang nada – nadanya diperoleh dari tiupan udara ke dalam sebuah pipa. Pada organ mekanis, pemakaian udara diatur oleh tenaga simpanan dengan perangkat sejenis engkol, sehingga organ seakan – akan berbunyi sendiri. Lalu pada organ elektrik, prinsip dasarnya menyerupai organ asli namun penyediaan udara dibuat dengan bantuan tenaga listrik.
c. Gitar, adalah alat musik petik yang sangat popular di masyarakat. Umumnya berdawai enam dari bahan kawat atau nilon. Dimainkan dengan jari – jari tangan atau dengan bantuan sebuah plectrum. Dalam kegiatan musik gitar berperan sebagai alat musik tunggal maupun pengiring musik/lagu. Jangkauan nadanya cukup luas lebih dari tiga oktaf dimulai dari nada E oktaf besar. Namun notasinya dituliskan satu oktaf lebih tinggi dari bunyi sebenarnya. Gitar Spanyol (klasik) didesain oleh tukang kayu dari Spanyol, Antonio de Torees Jurado Dari abad ke 19. Gitar yang diaminkan dalam bentuk pop biasanya memiliki plat jari pada badannya untuk melindungi badan gitar dari gesekan – gesekan.

3. Alat Musik Musik Ritmis
Alat musik ritmis yaitu alat musik yang berfungsi untuk mengatur jalannya irama musik atau mengatur lagu. Berikut ini yang termasuk alat musik ritmis :
a. Tamborin, adalah alat musik jenis rebana, dengan atau tanpa hiasan kerincing logam di sekitar bingkai atau kerangkanya, dipakai pada orkes – orkes modern atau dangdut.
b. Triangle/trikoma, alat musik perkusi berbentuk lengkungan segitiga dan terbuat dari baja. Dimainkan dengan pemukul kecil dari logam pula. Bunyinya lembut dan tanpa nada tertentu. Namun dentingnya merdu triangle sering terdengar dalam orkes maupun band.
c. Table, alat musik India yang banyak dimainkan dalam berbagai kegiatan, misalnya sebagai pengiring siter, semacam gendang yang lazimnya dimainkan perpasang, dengan ketinggian bunyi yang berbeda.
d. Drum Set, adalah seperangkat alat musik perkusi, khususnya jenis drum, yang jumlah dan macamnya tidak tertentu, tetapi siap dimainkan seorang pemain.
4. Alat Musik Soliter
Alat musik soliter yaitu alat musik yang dapat berdiri sendiri, baik dalam hal melodi, ritme, maupun paduan nada iringannya. Yang termasuk alat musik soliter adalah gitar, piano, accordion, organ, ukulele, dan electone.

Buatlah kelompok dalam kelasmu mainkan bentuk musik ensemble musik di bawah ini !

ARRANSENEN

Posted: Juli 5, 2010 in SENI BUDAYA

OLEH PENGET MUNAWAR,SPd.Mus

A. ARRANSEMEN
Unsur dalam musik adalah bunyi. Musik adalah ungkapan perasaan yang dituangkan dalam bentuk bunyi-bunyian. Bunyi atau musik yang ditata baik secara indah disebut arransemen. Untuk membuat arransemen musik yang baik kita melalui tahapan-tahapan antara lain merangkai melodi ataupun membuat hiasan melodi lagu yang baik dan benar walaupun pada tahapan yang paling sederhana.
B. PENGERTIAN ARRANSEMEN
Arransemen adalah gubahan lagu untuk orkes atau kelompok paduan musi, baik secara vocal maupun instrumental. Penataan musik atau pengerjaannya menyangkut pencapaian nilai artistik yang dikandungnya. Arransemen sering disingkat Arr. Arransemen yang baik perlu latihan dan ketekunan yang terus-menerus. Seorang arranger harus mengerti benar tantang melodi serta karakternya, harmoni beserta ilmunya yaitu tentang keselarasan paduan bunyi.
Beberapa hal yang harus diperhatikan didalam membuat arransemen.
1. Sebuah nyanyian terdiri dari lagu dan syair. Jadi janganlah menitik beratkan lagu dengan melupakan syair. Isi syair harus menjadi titik pangkal bersama dengan lagu untuk menentukan gaya arransemen.
2. Perhatikan akor-akor yang melatar belakanginya, dengarkanlah suasana melodi, irama untuk menentukan jenis arransemen yang sesuai
3. Dalam menyusun arransemen vocal, yang penting adalah bunyinya. Suatu arransemen vokal tidak bisa dibunyikan dengan mencoba-coba pada alat musik misalnya organ atau piano. Satu-satunya cara untuk memeriksa hasil arransemen adalah dengan mencoba bersama-sama kelompok vocal yang baik.
4. Sebuah arransemen yang baik merupakan suatu perkembangan kreasi, jangan terlalu cepat “mencetak” atau membekukan arransemen sebelum sebuah arransemen benar-benar matang dan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh penyusunnya.
5. Seluruh teori harus mengabdi kepada praktek dan mengalami proses dan penyesuaian. Karena yang terpenting didalam arransemen selalu bagaimana bunyi yang dihasilkan dari arransemen tersebut, belum tentu arransemen dengan menggunakan unsure-unsur musik banyak dan rumit akan menghasilkan arransemen yang baik.

LAGU DAERAH

Posted: Juli 5, 2010 in SENI BUDAYA

OLEH PENGET MUNAWAR,SPd

KEUNIKAN LAGU DAERAH
Berdasarkan jenisnya musik dibagi menjadi dua yaitu :
1. Musik tradisional/musik daerah, adalah musik yang lahir dari budaya daerah setempat. Alat musik yang digunakan, bentuk ataupun iramanya sederhana dan bersifat kedaerahan.Contoh angklung dari sunda, gambang kromong dari betawi ,kolintang dari Minahasa, arumba,tarling dari Jawa Barat, dan gamelan dari Jawa.
2. Musik non tradisional/musik modern, adalah musik yang lahir karena perkembangan budaya modern, misalnya ansamble musik , orkestra, band.
Lagu daerah adalah lagu yang tumbuh dan berkembang di suatu daerah. Lagu daerah di Indonesia mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
1. Sederhana
2. Kedaerahan
3. Turun temurun
4. Sebagian besar tidak diketahui penciptanya

1. Sederhana
Lagu daerah biasanya bersifat sederhana baik dari melodi, maupun syairnya. Tangga nada yang digunakan pentatonis. Tangga nada pentatonis adalah tangga nada yang terdiri dari 5 nada berjenjang. Tangga nada pentatonis sebenarnya tidak mungkin dituliskan dalam notasi yang umum, namun apabila diterapkan maka kira-kira mendekati jajaran nada yang dipergunakan do – re – mi – sol – la.
2. Kedaerahan
Karena lagu daerah tumbuh dari budaya daerah setempat maka lirik/syairnya sesuai dengan bahasa daerah atau dialek daerah setempat yang bersifat lokal.
3. Turun Temurun
Karena lagu daerah biasanya dalam kondisi alam di daerah tertentu maka pengajarannya bersifat turun temurun dari orangtua kepada anaknya atau dari nenek kepada cucunya.
4. Jarang Diketahui Penciptanya
Karena lagu daerah mempunyai karakter turun termurun maka siapa penciptanya jarang diketahui disamping itu juga lagu-lagu daerah ini tidak tertulis. Karena tujuan awalnya lagu ini bukan semata-mata untuk komersial. Akan tetapi lagu ini dinyanyikan pada saat musin panen sebagai ungkapan rasa bahagia, bermain pada waktu senggang atau meninabobokkan anak.

SENI

Posted: Juli 5, 2010 in SENI BUDAYA

OLEH PENGET MUNAWAR,SPd.Mus

A. PENGERTIAN SENI
Kata seni berasl dari Bahasa Sansekerta yaitu”Sani” yang berarti pemujaan, persembahan, pelayanan. Kata sani biasanya digunakan dalam upacara-upacara keagamaan. Dengan perubahan dan perkembangan kata sani berubah menjadi “kesenian”.
Dalam perkembangannya definisi seni berkembang berkembang menurut perkembangan zaman seperti pendapat dari beberapa tokoh ahli antara lain :
1. Ki Hajar Dewantara
Seni adalah perbuatan manusia yang timbul dari hidup perasaan dan bersifat indah hingga dapat menggetarkan jiwa perasaan manusia.
2. Ensiklopedia Indonesia
Seni adalah penciptaan segala hal atau benda yang karena keindahan orang senang melihatnya atau mendengarkannya.
3. Drs. Sudarmadji
Seni adalah segala manifestasi batin dan pengalaman estetis dengan menggunakan media garis, bidang, warna, tekstur, volume, dan gelap terang.
4. Akhdiat Karta Miharja
Seni adalah kegiatn rohani manusia yang merefleksikan kenyataan dalam suatu karya yang berkat bentuk dan isinya mempunyai daya untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam alam rohani si penerima.
5. Prof. Drs. Suwaji Bustomi
Seni adalah sktifitas batin dengan pengalaman estetis yang dinyatakan dalam bentuk agung yang mempunyai daya membangkitkan rasa takjub dan haru.
6. Everyman Encyklopedia
Seni adalah segala sesuatu yang dilakukan bukan atas dorongan kebutuhgan pokoknya, melainkan apa saja yang dilakukan semata-mata karena kehendak akan kemewahan, kenikmatan, atau kebutuhan spiritual.
Dari pendapat di atas dapat ditarik kesimpulan bahawa seni merupakan bentuk aktivitas manusia yang diwujudkan dalam bentuk karya yang dapat membangkitkan perasaan bagi yang penikmaynya. Batasan secara umum seni adalah segala macam keindahan yang diciptakan oleh manusia.
B. CABANG-CABANG SENI
Diungkapkan masyarakat proses penciptaan seni dapat digolongkan menjadi lima cabang seni, yaitu :
1. Seni Rupa
Seni rupa merupakan salah satu cabang seni yang umum disebut dengan seni visual. Hal ini disebabkan karena bentuk karyanya dalam seni rupa berwujud bentuk gambar dan goresan yang dinikmati secara langsung melalui indera penglihatan.
2. Seni Musik
Istilah musik berasal dari Bahasa Yunani mousikos. Kata ini diambil dari nama salah satu dewa orang Yunani yang bernama Mousikos yang dilambangkan sebagai dewa keindahan dan menguasai bidang kesenian dan ilmu pengetahuan.Musik dapat diartikan sebagai bentuk ungkapan perasaan yang dituangkan dalam bentuk bunyi-bunyian. Ungkapan yang dikeluarkan melalui suara manusia disebut vocal, sedangkan ungkapan yang dikeluarkan melalui alat musik disebut instrumental, berdasarkan jenisnya musik dibagi menjadi dua yaitu musik tradisional dan musik modern.
3. Seni Tari
Seni tari adalah bentuk karya seni yang dihasilkan dari gerak, mimik, dan tingkah laku seseorang. Agar gerakannya menarik dan enak dipandang umumnya tarian diiringi musik.

4. Seni Sastra
Kata Kesusastraan berasal dari Bahasa Sansekerta yaitu susastra. Seni berarti baik dan sastra berarti buku. Jadi, kesusastraan adalah tuliasn yang mempunyai bahasa yang indah dan baik.
5. Seni Drama
Drama berasal dari Bahasa Yunani yaitu dramas yang berarti suatu perbuatan atau kumpulan pertunjukkan perikehidupan seseorang. Drama adalah seni pertunjukkan yang menyajikan perikehidupan manusia di atas pentas.

Berlatih Memainkan Alat Musik Ritmis
Alat musik ritmis adalah alat musik yang dalam musik ansambel berperan sebagai pengaturan irama lagu. Cara memainkan alat musik ritmis adalah dengan jalan dikocok, dipukul, digoyang ataupun digaruk.

Contoh alat musik perkusi !

Mainkan notasi di bawah ini sesuaikan dengan pola irama dari masing – masing alat musik!
Birama 4/ 4

Gambar bagan alat musik ritmis di atas!
Birama 4/4

Keterangan :

: triangle
: snare drum
: bass drum

Perhatikan bagan cara memainkan alat musik ritmis di atas.Partitur musik di atas menggunakan birama 4 / 4.Jadi setiap biramannya tersiri dari 4 ketukan.Alat musik triangle pada partitur di atas dimainkan pada hitungan ke 1 sampai dengan ke 4 .Sedangkan snare drum dimainkan pada hitungan ke 3 dan bass drum pada hitungan ke 1.

OLEH PENGET MUNAWAR,SPd

Berlatih Memainkan Alat Musik Melodis Pianika

Pianika adalah alat musik tiup kecil sejenis harmonica, tetapi memakai bilah – bilah keyboard yang luasnya sekitar tiga oktaf.
Pianika dimainkan dengan tiupan langsung, atau memakai pipa lentur yang dihubungkan ke mulut. Umumnya pianika dimainkan sebagai alat pendidikan di sekolah.
Pianika tergolong alat musik tiup. Dalam bermain musik pianika dapat digunakan untuk memainkan melodi pokok, kontra melodi, bila memungkinkan dapat juga untuk mengiringi lagu.
Kegunaan tuts pianika :
1. Tuts putih berfungsi untuk memainkan nada – nada pokok/asli.
2. Tuts hitam berfungsi untuk memainkan nada – nada kromatis.
Dalam memainkan alat musik pianika, tangan kiri memegang pianika dan tangan kanan menekan untuk memainkan melodi lagu, sedangkan mulut meniupnya. Beberapa halt yang perlu diperhatikan dalam bermain alat musik pianika adalah :
• Memainkan dengan lima jari, setiap jari mempunyai tugas untuk menekan tuts – tuts tertentu.
• Cara meniup diusahakan halus dan rata.
• Bentuk tangan kanan seperti memegang bola sehingga memungkinkan jari bergerak dengan leluasa.
Penjarian pada pianika biasannya menggunakan tangan kanan yang terdiri dari :
• ibu jari , sebagai jari no 1
• jari telunjuk, sebagai jari no 2
• jari tengah, sebagai jari no 3
• jari manis, sebagai jari no 4
• jari kelingking,sebagi jari no 5

Contoh Penjarian pada alat musik Pianika
Contoh nada – nada pada alat musik recorder !