LAGU DAERAH

Posted: Agustus 18, 2010 in Tak Berkategori

KEUNIKAN LAGU DAERAH
Lagu daerah adalah lagu yang tumbuh dan berkembang di suatu daerah. Lagu daerah di Indonesia mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :
1. Sederhana
2. Kedaerahan
3. Turun temurun
4. Sebagian besar tidak diketahui penciptanya

1. Sederhana
Lagu daerah biasanya bersifat sederhana baik dari melodi, maupun syairnya. Tangga nada yang digunakan pentatonis. Tangga nada pentatonis adalah tangga nada yang terdiri dari 5 nada berjenjang. Tangga nada pentatonis sebenarnya tidak mungkin dituliskan dalam notasi yang umum, namun apabila diterapkan maka kira-kira mendekati jajaran nada yang dipergunakan do – re – mi – sol – la.
2. Kedaerahan
Karena lagu daerah tumbuh dari budaya daerah setempat maka lirik/syairnya sesuai dengan bahasa daerah atau dialek daerah setempat yang bersifat lokal.
3. Turun Temurun
Karena lagu daerah biasanya dalam kondisi alam di daerah tertentu maka pengajarannya bersifat turun temurun dari orangtua kepada anaknya atau dari nenek kepada cucunya.
4. Jarang Diketahui Penciptanya
Karena lagu daerah mempunyai karakter turun termurun maka siapa penciptanya jarang diketahui disamping itu juga lagu-lagu daerah ini tidak tertulis. Karena tujuan awalnya lagu ini bukan semata-mata untuk komersial. Akan tetapi lagu ini dinyanyikan pada saat musin panen sebagai ungkapan rasa bahagia, bermain pada waktu senggang atau meninabobokkan anak.
Negara Indonesia yang terdiri dari beribu pulau serta dihuni berbagai suku bangsa yang masing-masing suku memiliki adat istiadat berbeda. Mereka ternyata memiliki alat-alat musik dan budaya yang beraneka ragam. Musik daerah adalah musik yang lahir dari budaya daerah yang lazim disebut musik tradisional. Oleh karena baik alat musik maupun lagunya bersifat sederhana dan dari unsur kesederhanaan.
Sebenarnya perkembangan musik daerah cukup pesat berkat kreativitas seniman musik daerah.Namun di sisi lain dalam perkembangannya musik daerah juga mengalami pergeseran dan perubahan .Khususnya dalam penggunaan tangga nada pentatonis ke tangga nada diatonis.
Hal ini dilakukan mempunyai maksud agar musik daerah dapat diterima secara umum dan digemari oleh maryarakat banyak.
Diatara sekian banyak musik daerah ada beberapa macam musik yang akhirnya mampu berkembang dan menjadi milik bangsa Indonesia.

About these ads
Komentar

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s